Bersama ADB, BWS Sumatera I Perkuat Irigasi Alue Ubay untuk Dukung Ketahanan Pangan Aceh
Aceh Utara, 1/7 – Tim dari Asian Development Bank (ADB) bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menggelar rapat koordinasi terkait rencana pelaksanaan pembangunan dan rehabilitasi Daerah Irigasi (D.I.) Alue Ubay di Kabupaten Aceh Utara. Pertemuan ini bertujuan membahas kesiapan pelaksanaan proyek yang akan memanfaatkan suplai air dari Bendungan Keureuto untuk mendukung layanan irigasi D.I. Alue Ubay serta menyuplai kebutuhan air ke D.I. Pase Kanan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keandalan jaringan irigasi guna mendukung produktivitas pertanian di wilayah Aceh Utara. Seluruh pemangku kepentingan hadir untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi dalam pelaksanaan proyek.
Tim ADB yang hadir dalam pertemuan terdiri atas Dwi Aprianti, Dini, dan Adam. Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BWS Sumatera I diwakili oleh Kepala SNVT PJPA, PPK IRA II, serta PPK Pengadaan Tanah. Dalam pembahasan, masing-masing pihak menyampaikan perkembangan persiapan teknis maupun administrasi yang diperlukan sebelum pekerjaan dimulai. Koordinasi tersebut diharapkan dapat mempercepat tahapan implementasi proyek sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, rapat dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pertanahan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Sosial, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para camat di wilayah terdampak, serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Utara. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur sumber daya air. Berbagai aspek, mulai dari perencanaan, penyediaan lahan, hingga dukungan kelembagaan menjadi fokus pembahasan. Sinergi seluruh pihak dinilai penting agar pelaksanaan proyek berjalan efektif dan tepat sasaran.
Rencana pembangunan dan rehabilitasi D.I. Alue Ubay merupakan salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan air dari Bendungan Keureuto. Melalui peningkatan jaringan irigasi, pasokan air diharapkan dapat lebih andal sehingga mampu meningkatkan luas layanan irigasi dan mendukung kebutuhan air bagi D.I. Pase Kanan. Proyek ini juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian, khususnya dalam meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas lahan. Dengan demikian, keberadaan infrastruktur irigasi akan semakin berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Aceh Utara.
Melalui koordinasi yang intensif antara ADB, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, seluruh tahapan persiapan proyek diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal. Dukungan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan irigasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. BWS Sumatera I akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta seluruh pihak terkait untuk memastikan setiap proses dapat dilaksanakan secara optimal. Pembangunan infrastruktur sumber daya air yang terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan pertanian di Aceh Utara.
