BWS Sumatera I Lakukan Pengukuran Debit Rutin di AWLR Aneuk Galong Krueng Aceh
Banda Aceh, 6/7 – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I melalui Unit Hidrologi dan Kualitas Air (HKA) melaksanakan pengukuran debit air di Krueng Aceh AWLR Aneuk Galong, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan hidrologi rutin yang dilakukan pada titik-titik pengamatan sungai. Pengukuran dilaksanakan oleh petugas HKA sesuai prosedur teknis untuk memperoleh data kondisi aliran sungai secara berkala. Data hasil pengukuran selanjutnya diolah sebagai bagian dari basis data hidrologi BWS Sumatera I.
Kegiatan pengukuran debit bertujuan memperoleh data yang akurat untuk mendukung analisis ketersediaan air di wilayah sungai. Selain itu, data tersebut digunakan sebagai bahan evaluasi kondisi hidrologi, perencanaan pengelolaan sumber daya air, serta mendukung upaya mitigasi banjir. Ketersediaan data yang mutakhir menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan yang berbasis informasi lapangan.
Lokasi pengukuran berada di Automatic Water Level Recorder (AWLR) Aneuk Galong, yaitu stasiun hidrologi yang berfungsi mencatat tinggi muka air sungai secara otomatis dan berkelanjutan. Data tinggi muka air yang direkam AWLR menjadi salah satu parameter utama dalam pemantauan kondisi sungai. Keberadaan stasiun ini membantu penyediaan informasi hidrologi secara cepat dan berkesinambungan untuk mendukung pengelolaan sumber daya air.
Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan Acoustic Doppler Current Profiler (ADCP) untuk mengukur debit air, kedalaman sungai, dan kecepatan arus secara real time. Teknologi ini mampu menghasilkan data yang cepat, akurat, dan efisien sehingga mendukung proses analisis hidrologi secara lebih optimal. Hasil pengukuran ADCP kemudian dikombinasikan dengan data AWLR untuk memberikan gambaran kondisi sungai yang lebih komprehensif.
Melalui kegiatan pemantauan hidrologi yang dilaksanakan secara rutin, BWS Sumatera I terus memperkuat penyediaan data hidrologi yang akurat dan andal. Data tersebut menjadi landasan penting dalam perencanaan, pengelolaan, dan mitigasi risiko di bidang sumber daya air. Dengan pengelolaan yang berbasis data, pemanfaatan sumber daya air diharapkan dapat berlangsung secara efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
