Bersama Rakyat Mengalirkan Kehidupan: TPM P3-TGAI 2026 Resmi Dibuka
Banda Aceh, 6/4 — Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I mengumumkan pengadaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dalam rangka pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026. Program ini merupakan bagian dari infrastruktur berbasis masyarakat yang didanai melalui APBN dan berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum. Kehadiran program ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja jaringan irigasi secara partisipatif bersama masyarakat. Selain itu, program ini juga menjadi upaya memperkuat peran petani dalam pengelolaan air irigasi. Dengan pendekatan kolaboratif, manfaat program diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Tenaga Pendamping Masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan P3-TGAI. TPM akan melakukan pendampingan mulai dari aspek administrasi, teknis, hingga pelaporan kepada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), GP3A, maupun IP3A sesuai wilayah kerja masing-masing. Pendampingan ini bertujuan memastikan kegiatan berjalan sesuai pedoman umum dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Dengan adanya TPM, kualitas pelaksanaan program diharapkan semakin optimal dan tepat sasaran. Hal ini juga menjadi bentuk penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan irigasi.
Proses pengadaan TPM dilakukan secara terbuka melalui sistem pendaftaran online. Pendaftaran dibuka pada 7 hingga 9 April 2026 melalui laman resmi yang telah disediakan. Setelah tahap pendaftaran, peserta akan mengikuti proses seleksi yang meliputi penilaian administrasi, tes tertulis, dan wawancara. Seluruh tahapan seleksi dijadwalkan berlangsung mulai 10 hingga 24 April 2026. Proses ini dirancang transparan dan akuntabel guna mendapatkan tenaga pendamping yang kompeten.
Selanjutnya, hasil seleksi akan diumumkan pada 27 April 2026. Pengumuman ini menjadi tahap akhir dari rangkaian proses rekrutmen TPM tahun anggaran 2026. Para peserta yang dinyatakan lulus akan bertugas mendampingi pelaksanaan program di lapangan. Dengan tenaga pendamping yang terpilih, diharapkan kegiatan P3-TGAI dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata. Keberhasilan program ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan melalui sektor irigasi.
BWS Sumatera I menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku. Partisipasi masyarakat dalam program ini menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat. Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pengelolaan sumber daya air dapat berjalan lebih berkelanjutan. Program P3-TGAI diharapkan terus memberikan manfaat luas bagi petani dan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, pembangunan irigasi diharapkan semakin sigap dan berdampak bagi negeri.
