Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU Lakukan Kunjungan Lapangan ke Sungai Tamiang, Didampingi BWS Sumatera I
Aceh Tamiang, 3/1 — Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I mendampingi Direktur Sungai dan Pantai, Direktur Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA, serta Direktur Bimbingan Teknis (Bintek) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum meninjau langsung penanganan tanggul jebol Sungai Tamiang. Peninjauan dilakukan di Desa Raja, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini merupakan bagian dari respon cepat pemerintah pascabanjir bandang akhir tahun.
Banjir bandang yang terjadi pada penghujung tahun lalu mengakibatkan kerusakan pada sejumlah tanggul pengaman sungai. Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir susulan, terutama saat curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi. Kerusakan tanggul juga berdampak pada keselamatan permukiman dan aktivitas masyarakat di sekitar bantaran Sungai Tamiang.
Dalam peninjauan lapangan, rombongan melihat langsung titik-titik tanggul yang mengalami kerusakan cukup signifikan. Beberapa segmen sungai terpantau mengalami erosi dan pelebaran alur akibat derasnya aliran banjir. Kondisi ini memerlukan penanganan teknis yang terukur agar fungsi pengendalian banjir dapat segera dipulihkan.
Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan komitmennya untuk melakukan penanganan secara cepat dan bertahap. Langkah darurat dilakukan guna mengurangi risiko banjir susulan, sembari menyiapkan rencana penanganan permanen yang disesuaikan dengan karakteristik Sungai Tamiang. Koordinasi lintas unit terus diperkuat agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif.
Melalui peran BWS Sumatera I, pelaksanaan penanganan tanggul diharapkan dapat segera memberikan rasa aman bagi masyarakat. Pemerintah juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Kementerian PU dalam pengelolaan sumber daya air yang aman dan berkelanjutan.
