DPRD Aceh Barat dan BWS Sumatera I Perkuat Koordinasi Pembangunan Irigasi dan Infrastruktur SDA
Banda Aceh, 6/5 – Balai Wilayah Sungai Sumatera I menerima kunjungan silaturrahmi Anggota DPRD Aceh Barat di kantor BWS Sumatera I, Rabu (6/5). Pertemuan tersebut berlangsung hangat sebagai bentuk penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam mendukung pembangunan sumber daya air di Aceh Barat. Dalam kesempatan itu, DPRD Aceh Barat menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur SDA, khususnya pembangunan dan peningkatan saluran irigasi. Aspirasi tersebut dinilai penting guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat. Selain itu, pertemuan juga menjadi ruang diskusi terkait percepatan pembangunan sektor irigasi di wilayah Aceh Barat.
Dalam penyampaiannya, DPRD Aceh Barat menjelaskan bahwa luas baku sawah di wilayah tersebut mencapai kurang lebih 10.000 hektare. Namun, lahan sawah yang telah ditanami padi saat ini masih terbatas dan belum optimal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih banyaknya area persawahan yang bergantung pada tadah hujan. Keterbatasan jaringan irigasi menjadi salah satu kendala utama dalam mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian masyarakat. Oleh sebab itu, dukungan pembangunan infrastruktur irigasi dinilai sangat dibutuhkan untuk meningkatkan indeks tanam dan produktivitas pertanian.
BWS Sumatera I menyampaikan bahwa saat ini pembangunan saluran irigasi D.I. Lhok Guci sebagai Proyek Strategis Nasional terus berjalan dan menjadi perhatian pemerintah. Pembangunan tersebut diharapkan mampu mendukung suplai air irigasi bagi kawasan pertanian di Aceh Barat dan sekitarnya. BWS Sumatera I juga menyampaikan rencana pembangunan infrastruktur air baku dan pengendalian banjir di Aceh Barat guna mendukung kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Program tersebut direncanakan menjadi bagian dari penguatan layanan sumber daya air untuk kawasan permukiman, pertanian, dan pengurangan risiko banjir. BWS Sumatera I menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan secara bertahap sesuai program dan dukungan anggaran yang tersedia.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat bahwa koordinasi lintas instansi sangat diperlukan guna mempercepat pembangunan infrastruktur sumber daya air. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan legislatif menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan sektor pertanian. Selain pembangunan fisik, dukungan perencanaan dan pengawalan program juga dibutuhkan agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal. Kolaborasi yang baik diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya petani di Aceh Barat. Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.
DPRD Aceh Barat mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BWS Sumatera I atas perhatian terhadap pembangunan irigasi di wilayahnya. Mereka berharap pembangunan jaringan irigasi dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama dalam mendukung pembangunan sektor SDA yang berkelanjutan. BWS Sumatera I juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam mendukung kebutuhan infrastruktur air bagi masyarakat. Melalui sinergi yang kuat, pembangunan irigasi di Aceh Barat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung swasembada pangan nasional.
